Step Untuk Penerima Vaksinasi Covid-19 Ala SehatQ.com

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo jadi orang yang pertama kali di tanah air yang menerima suntikan vaksin Covid- 19 buatan industri farmasi asal Tiongkok, Sinovac.

Setelah Presiden Jokowi, sebagian besar warga Indonesia pula hendak memperoleh vaksin Covid- 19. Saat sebelum disuntik vaksin, untuk warga agar mengerti alur pelayanan faskes untuk vaksinasi pusat Covid- 19.


Bagaimana alur pelayanan vaksin Covid- 19?

Buat menjajaki program vaksinasi Covid- 19, Kamu wajib terdaftar selaku calon penerima vaksin terlebih dahulu. Bila telah terdaftar, calon penerima vaksin Covid- 19 wajib melaksanakan pendaftaran ulang serta tiba cocok agenda yang sudah didetetapkan.

Dikala hari vaksinasi datang, hendak terdapat 4 alur meja yang wajib dilewati calon penerima vaksin Covid- 19. Berikut alur pelayanan vaksinasi Covid- 19 yang hendak dilalui oleh calon penerima vaksin:

1. Meja 1( Registrasi/ verifikasi)

Alur pelayanan Covid- 19 yang awal buat calon penerima vaksin merupakan meja registrasi ataupun verifikasi. Petugas nantinya hendak memanggil calon penerima vaksin Covid- 19 ke meja 1, cocok dengan urutan kehadiran.

Di meja 1, petugas hendak memohon Kamu menampilkan no e- ticket hasil pendaftaran ulang serta/ ataupun KTP buat proses verifikasi. Verifikasi informasi penerima vaksin dicoba memakai aplikasi Pcare Vaksinasi ataupun secara manual.

2. Meja 2( Pengecekan kesehatan)

Sehabis terverifikasi, Kamu hendak dimohon buat melanjutkan ke meja 2 buat melaksanakan proses pengecekan kesehatan. Petugas kesehatan hendak melaksanakan anamnesis buat memandang, dan mengenali keadaan kesehatan partisipan. Uji pengecekan raga semacam cek temperatur badan serta tekanan darah pula hendak dicoba oleh petugas.

Sehabis melaksanakan pengecekan, informasi setelah itu hendak dimasukkan ke dalam aplikasi Pcare vaksinasi. Nantinya, aplikasi hendak membagikan saran hasil skrining menimpa apakah Kamu dapat melanjutkan, menunda, ataupun tidak dapat menerima vaksin Covid- 19. Apabila ditunda, calon penerima vaksin hendak dimohon pendaftaran ulang serta memastikan agenda pengganti.

Butuh dicermati, terdapat sebagian keadaan yang bisa jadi membuat Kamu tidak boleh menerima vaksin walaupun telah terdaftar. Kelompok orang yang tidak hendak memperoleh vaksin Covid- 19, di antara lain:

  1. Perempuan hamil
  2. Bunda menyusui
  3. Berumur di dasar 18 tahun
  4. Sempat mengidap Covid- 19
  5. Tekanan darah sama ataupun lebih dari 140/ 90 mmHg
  6. Hadapi batuk/ pilek/ sesak nafas 7 hari saat sebelum divaksin
  7. Terdapat anggota keluarga serumah yang lagi dalam perawatan Covid- 19
  8. Lagi menempuh pengobatan buat menanggulangi penyakit kelainan darah
  9. Mengidap penyakit ginjal
  10. Mengidap penyakit reumatik
  11. Mengidap penyakit jantung( kandas jantung serta penyakit jantung koroner)
  12. Mengidap penyakit autoimun sistemik
  13. Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis
  14. Mengidap HIV dengan CD4 di dasar 200 ataupun tidak diketahui
  15. Mengidap penyakit hipertiroid ataupun hipotiroid sebab autoimun
  16. Mengidap penyakit kanker, kelainan darah, defisiensi imun, serta penerima transfusi darah
  17. Mengidap diabet mellitus

Sedangkan itu, proses penundaan pemberian vaksin Covid- 19 cuma hendak dicoba bila temperatur badan calon penerima vaksin menggapai ataupun lebih dari 37, 5 derajat Celsius. Vaksinasi baru diberikan kala Kamu sembuh serta teruji tidak mengidap Covid- 19.

3. Meja 3( Pemberian vaksin)

Di meja 3, pemberian vaksin Covid- 19 hendak dicoba. Dikala menerima vaksin, upayakan buat duduk dengan posisi senyaman bisa jadi. Petugas hendak berikan Kamu vaksinasi secara intramuskular cocok prinsip penyuntikan yang nyaman.

Sehabis berakhir menginjeksikan vaksin ke badan Kamu, petugas hendak membagikan memo berisi nama Kamu, NIK, nama vaksin serta no batch vaksin. Kamu setelah itu hendak dimohon bergeser ke meja 4 serta menunggu dekat 30 menit buat alur pelayanan Covid- 19 berikutnya.

4. Meja 4( Pencatatan informasi serta observasi)

Di meja 4, petugas hendak memasukkan informasi dalam memo yang diberikan oleh vaksinator buat dimasukkan ke dalam aplikasi spesial. Sehabis informasi terinput dengan benar, Kamu hendak diberi kartu vaksinasi yang sudah ditandatangani serta diberi stempel.

Penerima vaksin setelah itu ditunjukan buat menunggu sepanjang 30 menit di ruang observasi. Dalam ruang observasi, Kamu hendak menemukan penyuluhan menimpa penangkalan Covid- 19 lewat 3M serta vaksinasi Covid- 19.

Metode cek penerima vaksin Covid- 19 secara online

Saat sebelum menempuh proses vaksinasi, Kamu wajib mengecek terlebih dulu apakah terdaftar selaku calon penerima vaksin. Metode melaksanakan pengecekannya sangat gampang, Kamu tinggal memasukkan nama serta No Induk Kependudukan( NIK) KTP di web pedulilindungi. id.

Selaku sesi dini, vaksin Covid- 19 hendak diberikan kepada segala tenaga kesehatan yang terdapat di sarana pelayanan kesehatan. Tidak hanya itu, tenaga pelayanan publik yang rawan terpapar Covid- 19 pula hendak menerima vaksin Covid- 19 sesi dini.

Bila nama serta NIK Kamu terdaftar, lekas jalani pendaftaran ulang lewat:

  • Aplikasi PeduliLindungi
  • Web https:// pedulilindungi. id/
  • Telepon ke*119#

Buat berdiskusi lebih lanjut alur pelayanan vaksinasi Covid- 19, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh saat ini di App Store serta Google Play.

Post a Comment

0 Comments